Pandemi kemarin sudah berdampak signifikan terhadap kesejahteraan dan ekonomi global. Oleh sebab itu, masyarakat harus berkolaborasi untuk melindungi kehidupan dan kesehatan masyarakat, mengelola implikasi jangka menengah, dan mencari solusi yang berkelanjutan.
Dikarenakan masyarakat bertindak secara berbeda, semua pemangku kepentingan perusahaan harus bisa mengatasi krisis ini. Selain mendengarkan podcast di ukicfconference.org.uk, berikut ini cara perusahaan beradaptasi terhadap realitas baru.
Adaptasi Perusahaan terhadap Realitas Baru
Kerja cerdas
Karena masyarakat beroperasi pada sistem yang baru, perusahaan harus mulai memikirkan praktik kerja cerdas mana yang akan tetap ada setelah krisis. Bagaimana cara mengoptimalkan keselamatan, produktivitas, dan efektivitas sambil mewujudkan penghematan biaya?
Strategi adaptasi ini dimulai dengan menemukan keseimbangan yang tepat antara bekerja di kantor dan bekerja jarak jauh. Misalnya, jika bekerja di kantor, kita akan lebih mudah berkomunikasi dan berinteraksi sosial dengan orang lain. Di sisi lain, bekerja di kantor lebih mudah dibandingkan bekerja jarak jauh jika pekerjaan tersebut memerlukan aktivitas yang sangat interaktif, kreatif, dan pemecahan masalah.
Dengan begitu, kita bisa memilih posisi mana yang perlu beradaptasi dengan pengaturan kerja di tempat secara perlahan dan posisi mana yang akan tetap bekerja jarak jauh dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, produktivitas, efektivitas, dan penghematan biaya.
Tenaga kerja yang fleksibel
Meskipun para karyawan tidak perlu pergi ke kantor, para pemimpin bisnis harus mempertimbangkan cara menerjemahkan tuntutan bisnis yang berubah ke dalam penyesuaian tenaga kerja yang dinamis.
Hal ini dimulai dengan memahami perubahan permintaan dan dampaknya pada fungsi staf. Misalnya, pelanggan akan mengurangi kontak fisik dengan orang luar dan memaksimalkan teknologi untuk memperoleh layanan/produk. Dalam hal ini, fungsi staf teknologi akan otomatis meningkat, yang memerlukan adaptasi pada keseluruhan tenaga kerja.
Kesehatan fisik dan mental
Titik paling kritis pada situasi ini adalah kesehatan fisik dan mental karyawan. Para pemimpin bisnis harus memikirkan cara memastikan keselamatan karyawan dan mengelola peningkatan stres, hal-hal seperti menerapkan langkah-langkah kewaspadaan dan kesehatan mental yang dapat membantu karyawan meningkatkan kesejahteraan dan kinerja mereka.
Mulailah dengan memastikan kesehatan fisik. Para pemimpin bisnis harus memberikan pelatihan kesehatan mental kepada karyawan seperti manajemen stres, pengaturan emosi, keamanan psikologis, kecerdasan kolektif, tinjauan kebiasaan, dll.